modifikasi perintah SQL Injection No ratings yet.


Modifikasi Perintah SQL Injection
Pada bab sebelumnya , Anda sudah mengetahui  apa saja yang akan dilakukan untuk melakukan aksi SQL Injection.Namun, terkadang dalam aksinya perintah tersebut tidak semuanya bisa berhasil. Sebagai contoh, kita ambil perintah UNION, tidak bekerjanya perintah tersebut bisa saja karena tidak di perbolehkan oleh system atau karena alas an lainya yang dibuat oleh system. Oleh karena itu, disini dituntut yang namanya kreativitas ‘ hacking is creativity’. Salah satu cara mengatasinya   adalah dengan  menambahkan beberapa perintah, seperti chr , atau hex, atau tanda /**/ pada URL injeksi kita.
Kita ambil contoh:
Supaya penjelasan nya nanti lebih mudah dipahami, URL diatas akan saya perpendek dan ganti terlebih dahulu , misalnya situs target nya adalah:
http://www.situs web.com/index.php?id=-77 UNION SELECT 1,2,3,4,5—
pertama-tama kita akan memodifikasi tampilan nya menggunakan /**/. Maka bentuk URL nya menjadi  Atau
http://www.situsweb.com/index.php?id=-77/**/UNION/**/1,/**/2,/**/3,/**/4/**/5/**/–
Menggunakan Hexadesimal
http://www.situsweb.com/index.php?id=-77      UNION           SELECT unhex(hex(1)),unhex(hex(2) ),unhex(hex(3)),unhex(hex(4)), ,unhex(hex(5))—
Bentuk modifikasi lainnya adalah menggunakan tanda tambahan sebagai pengganti karakter spasi .
http://www.situs web.com/index.php?id=-77  /**/UNION/**/SELECT/**/1,2,3,4,5—
Intinya adalah bagaimana kita menggunakan perintah tersebut untuk menghasilkan nilai true dalam eksekusinya.
Perlu Anda ketahui pula, apabila sebuah kasus mengharuskan Anda untuk menggunakan perintah unhex maka seluruh tekhnik injeksi atau semua kegiatan SQL Injection akan menggunakan metode yang sama pula. Oleh karena itulah, jika dalam beberapa latihan atau aksi SQL Injection, Anda akan menemukan sedikit perbedaan pemakaian perintah dalam SQL Injection.
Walaupun terdapat perintah SQL yang berbeda untuk melakukan aksinya, seperti penggunaan perintah unhex dan hex, concat
Dengan cara yang sama, juga bisa kita gunakan untuk mengatasi halaman eror berupa Forbidden Page 403 atau seperti gambar dibawah ini.
i This program cannot read this webpage format
What can you try:
Go back to the previous page
More information
Hati-Hati Perbedaan Karakter
Dari kebanyakan kasus yang saya temukan adalah terkadang kode atau syntax yang digunakan tidak menunjukkan hasil. Sebab, kalau Anda lupa menulis satu buah tanda titik saja, tidak akan memberikan hasil apapun. Dan yang paling sering terjadi adalah kesalahan dalam memasukkan tanda petik tunggal dan apostrof.
Selain itu ada pula kasus yang mengetikkan syntax terlebih dahulu pada Microsoft Word, sehingga tanda yang digunakan seharus nya double minus (–) berubah menjadi satu buah tanda minus yang panjang dan Nampak seperti doublr minus(–)
Contoh sederhana, setiap baris pada contoh dibawah ini akan memberikan hasil yang berbeda, termasuk pula error ayng terjadi . Karena nya bentuknya hamper sama, perhatikan perbedaan bentuk tanda kutip dibawah ini, yang memberikan hasil adalah yang saya tebalkan. Sedangkan syntax lainnya akan memberikan hasil eror.
BY = Efvy Zam
Penerbit  PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO
KARYA = KOMPAS GRAMEDIA
JUDUL BUKU = SQL  INJECTION
PENULIS =  SITI ROHMAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *